Kamis, 21 Mei 2015

SATU

jika bicara soal pasangan laki laki tentu tertuju pada satu wujud yg hidup bersama kita sejak masi kecil, wanita.( untuk pria normal).
 tapi sering kali kita sebagai sebagian pelengkap hidup mereka kita tidak mengerti perilaku dan pola pikir mereka, berfikir secara non verbal,emosi,dan perasaan.
 sebagai salah satu laki laki, saya juga memiliki satu pasangan wanita tentunya karna saya termasuk juga salah satu pria normal.
 dan mengalami masalah yg sama dengan pria lainya. kesulitan dalam memahami pola pikirnya yg jungkir balik satu satu nya pula masalah dalam diri saya. apa yg ada di pikiran mereka kita selalu saja malas menebaknya. karna kebenarannya 1 beranding 1000.
 devi mulyani nama yg di berikan kepada wanita tersebut oleh orang tuanya. seperti nama wanita terbaik di telinga saya,
 seperti yg lainnya dia tak jarang membuat kita terbawa emosi, dengan manja, kekanak kanakan, tangis,cemburu buta, kecurigaannya yg bagi kita tak masuk akal.
 walau sangat sangat rumit saya memaksanya mengerti semua yg di perasaannya tidak sesuai dengan kenyataannya,
 sekeras kerasnya mencoba tetap saja tidak mengerti.


dan menimbulkan penilaian lain, keras kepala, tiba tiba saja pikiran itu muncul,
semakin saya yakin dengan penilaian itu semakin pula dia berkeras pikir kalo penilaian saya tidak sepenuhnya benar, dan itu membuat saya semakin berpikir dia keras kepala,.
 apa yg ada di pikirannya???
tanda tanya besar yg cukup sulit terjawab,

lelah menemukan jawaban sedikit mengurangi perasaan, semakin berkurang perasaan saya semakin besar perasaannya wanita itu berusaha memenuhi pikir sehatnya.

dan tiba tiba tangis itu menjawab, jika wanita lebih berpikir dengan perasaannya yg kuat menguasainya sama dengan dia begitu kuat memikirkan kita,. kenapa pikiran saya tidak sekuat itu? 

sering kali menyerah dalam keadaan,. dan pikiran jungkir balik itu mengalahkan pikiran logis. hal yg paling luar biasa yg pernah saya mengerti.

dia pasti cukup kuat pula menyayangi anak anaknya kelak, cukup kuat menjadi ibu bagi keluarganya.

entah benar atau salah,

saya tidak peduli, kejadian itu sekaligus membuat saya berpikir "dia satu satu nya wanita yg saya tau"